Menyimak Kebiasaan Pola Hidup Sehat Rasulullah SAW

pola hidup sehat rasulullah

sumber foto: kaskus

Sebagai panutan umat Islam, maka tidak heran jika pola hidup sehat Rasulullah ingin diikuti sebagai penghormatan dan lebih mendekatkan diri kepada tuhan. Ada sejumlah kebiasaan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti memulai hari seperti nabi dengan menghirup udara segar ketika masih subuh. Dengan Rasulullah sudah bangun sebelum fajar muncul dan dilanjutkan dengan melakukan qiyamul lail. Ahli kesehatan mengatakan bahwa 1/3 terakhir dari udara malam merupakan udara yang kaya akan oksigen dan belum terkontaminasi dengan zat lainnya, sehingga zat ini berguna untuk mengoptimasi metabolisme tubuh. Hal ini tentu saja memiliki pengaruh yang sangat besar dan terhadap vitalitas seseorang dalam menjalani aktivitasnya untuk satu hari.

Di pagi hari Nabi Muhammad sallallaahu alaihi wasallam menggunakan miswak untuk memelihara kesehatan mulut dan gigi. Mulut dan gigi adalah organ yang memiliki peran penting dalam mengonsumsi makanan. Jika mulut dan gigi sedang sakit, maka proses biasa dari mengonsumsi makanan bisa mengalami gangguan. Selanjutnya panutan umat Islam ini membuka hari dengan menu sarapan yang terdiri dari segelas air yang dicampur dengan 1 sendok madu. Menu ini memiliki kegunaan yang luar biasa. Di dalam Al-Qur’an, madi merupakan obat-obatan yang diungkapkan oleh isim nakiroh, yang menunjukkan akal sehat yang menyeluruh. Hal ini berarti pada dasarnya menyebutkan bahwa madu bisa menjadi obat untuk beragam penyakit.

Selanjutnya, ketika waktu sudah memasuki waktu Dhuha atau pertengahan pagi hari, Nabi Muhammad SAW selalu mengonsumsi 7 butir kurma ajwa. Rasulullah pernah berkata bahwa siapa pun yang memakan 7 butir kurma maka tubuhnya akan terlindungi dari racun. Menjelang sore hari, menu makanan yang dimiliki oleh Nabi adalah cuka dan minyak zaitu yang dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaat yang didapat dari menu ini disebutkan cukup banyak.

Diantarannya adalah menghindari memiliki tulang yang lemah, singkat akal di usia tua, mempelancar, menghancurkan kolesterol, dan membantu pencernaan. Roti yang dicampur dengan cuka dan minyak zaitun juga bisa berfungsi untuk mencegah kanker dan mempertahankan suhu tubuh di musim dingin. Di malam hari, menu utama yang dimiliki oleh Rasulullah adalah sayuran. Pada umumnya, sayuran mengandung zat-zat dan fungsi yang sama yang bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Nabi Muhammad SAW tidak langsung tidur setelah makan malam. Ia suka bergerak terlebih dahulu sehingga makanan yang dikonsumsi ke dalam perut bisa berjalan dengan cepat dan baik sehingga mudah untuk dicerna. Cara yang ia bisa lakukan adalah dengan berdoa. Rasulullah mengatakan, “cairkan makanan dengan dzikir kepada Allah SWT dan berdoa, jangan langsung tidur setelah makan, karena kebiasaan ini bisa membuat jantung menjadi mengeras”.

Nabi Muhammad sering meluangkan waktu untuk berolahraga. Kadang kala ia berolahraga ketika bermain dengan anak dan cucunya. Ia juga tidak pernah berlomba dengan istri tercintanya, A’ishah, dalam olahraga yang dianggap oleh ahli kesehatan sebagai hal yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Pola hidup sehat Rasulullah SAW juga tidak menyarankan orang untuk begadang. Oleh karena itu, ia tidak suka berbicara dan makan setelah waktu masuk di malam hari. Biasannya ia tidur lebih awal sehingga ia bisa bangun lebih dini. Mendapatkan istriahat yang banyak sesuai kebutuhan tubuh karena tidur termasuk salah satu hak dari tubuh.

Ketahui bagaimana cara membangun pola hidup sehat Rasulullah di Diasweet.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s