Mengungkap Mitos Mengenai Bahaya Dari Ibu Hamil Minum Es

ibu hamil minum es

sumber foto: momjunction

Mitos mengenai efek dari ibu hamil minum es dan bayi yang dikandungnya sudah lama diturunkan dari generasi ke generasi. Selama bertahun-tahun, cerita mengenai mitos ini telah diberitahukan lagi dan lagi oleh ibu-ibu yang sudah berpengalaman terhadap ibu-ibu muda. Dimana mereka menyarankan untuk tidak mengonsumsi air es atau air dingin selama masa kehamilannya untuk mencegah wanita yang sedang mengandung memberikan pengaruh buruk terhadap bayi yang ada di rahimnya.

Mitos umum menyebutkan bahwa wanita hamil akan menurunkan resiko dalam proses persalinan dengan melahirkan bayi yang memiliki asma, pneumonia, dan sejumlah penyakit pernapasan lainnya jika mereka secara rutin meminum air es. Oleh karena itu, kenapa banyak ditemukan ibu berpengalaman yang ada di dalam satu komunitas memarahi wanita hamil yang mengacuhkan peringatan dari zaman dahulu untuk tidak meminum minuman dingin. Selain itu, masih ada alasan lain kenapa ibu hamil dilarang minum es.

Pembuluh darah yang berada di selaput lendir pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan batang tenggorokkan akan tiba-tiba mengecil dan menyebabkan pengurangan aliran darah dan akibatnya mampu mengurangi pertahanan wanita dalam terhindar dari terkena penyakit. Meminum banyak air dingin juga disebutkan dalam mitos dahulu bisa meningkatkan frekuensi gerakan dari janin di dalam kandungan, akibatnya akan membuat wanita hamil suka merasa tidak tenang.

Pensiunan pegawai negeri bernama, Ayowale Aloba, merasa sangat empati bahwa ketika seorang wanita mengonsumsi air dingin selama kehamilannya, ada resiko yang bisa ia hindari. Ini menjadi alasan kenapa ia merekomendasikan untuk setiap ibu hamil menghindari konsumsi air dingin. Seorang suami dan juag seorang ayah, Babajide Akintola mengatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan istrinya mengonsumsi air dingin selama kehamilan. Ia beralasan karena air dingin tidak hanya mempengaruhi bayi tetapi juga ibu hamil.

Ia bercerita bahwa istrinya bersikeras meminum banyak air dingin selama hamil dan hasilnya ketika anaknya lahir, sang buah hati sering bersin. Namun ia akan kembali tidak mengizinkan istrinya melakukan hal yang serupa. Ia juga tahun berkat ia tumbuh di pedesaan dimana air dingin bisa mempengaruhi tulang. Ia mengatakan bahwa minum air es bisa membuat tulang menjadi lemah bahkan sebelum memasuki usia tua. Disebutkan bahwa di desa tidak diizinkan untuk meminum air dingin selama ia hamil.

Tetapi seorang ibu dari 2 anak perempuan, Faith Akintunde, mengatakan bahwa tidak ada dukungan ilmiah atau kedokteran yang menyebutkan bahwa ada bahaya yang bisa menyerang ketika ibu hamil minum es. Namun ia memperingatkan bahwa ibu-ibu juga disarankan untuk berhati-hati dengan jumlah berlebihan dalam meminum air dingin sehingga tidak menyebabkannya terkena demam atau batuk-batuk. Seorang suster dan bidan bernama Yinka Agbelusi menceritakan bahwa ia mengonsumsi banyak air dingin selama kehamilannya. Kini anak-anaknya mampu tumbuh dengan baik, bukannya demam atau asma yang diprediksi akan dialami oleh anaknya melainkan anak-anaknya sering berkeringan dan tidak tahan terhadap cuaca hangat.

Sumber informasi seperti pengaruh ibu hamil minum es di Merries.co.id.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s