Danau Tamblingan Menjadi Bukti Indahnya Alam Indonesia di Bali yang Mistis

indahnya alam indonesia di bali

sumber foto: thousandwonders

Gunung Lesung yang berada di Bali Utara dihiasi dengan 3 danau yakni, Danau Buyan, Danau Beratan dan Danau Tamblingan, dimana merupakan bukti indahnya Alam Indonesia di Bali tetap tersembunyi dan hampir belum pernah tersentuh oleh campur tangan pemerintah. Semua 3 danau ini merupakan sumber kehidupan dari penduduk daerah setempat. Danau Tamblingan merupakan danau yang terbilang kecil yang dimana permukaannya hanya memiliki luas sebesar 1.5 kilometer persegi dengan kedalaman air sebesar 90 meter.

Nama Tamblingan berasal dari kata Tamba yang memiliki arti obat atau dan Elingang yang berarti spiritual. Dongeng Bali mengatakan bahwa diantara abad ke 10 menuju abad ke 14, para penduduk sekitar yang terbentuk dari 4 desa mengelilingi danau ini. Keempat dari desa tersebut merupakan penduduk dari Desa Munduk, Desa Gobleg, Desa Gesing, dan Desa Umejero yang ditugaskan untuk melindungi kesucian dari danau ini.

Tetapi suatu hari, tiba-tiba semua penduduk 4 desa tersebut terkena penyakit yang menular. Kemudian, seorang pendeta pergi ke danau ini untuk mengambil air. Ia berdia di danau dan melalui kekuatan spiritualnya penyakit yang diderita oleh warga keempat desa tersebut mampu disembuhkannya, dibersihkan oleh air danau yang bisa menyembuhkan. Semenjak saat itu, warga mulai membangun banyak pura di Danau Tamblingan dan sekitarnya.

Beberapa pura yang bisa ditemukan di Danau Tamblingan antara lain, Pura Dalem Tamblingan, Pura Endek, Pura Sang Hyang Kawung, Pura Pengukiran, Pura Ulun Danu, Pura Gubug, Pura Pengukusan, Pura Batulepang, Pura Tirta Mengening dan Pura Naga Loka. Sementara 2 pura lainnya, Pura Tukang Timbang dan Pura Embang dibangun menggunakan batu kuni, yang dipercaya didapat dari zaman pre-Hindu dan bahkan sebelum abad ke-10. Banyak pura yang digabungkan dengan danau ini membentuk bentang alam yang indah yang mampu mengeluarkan aura mengagumkannya sendiri.

Dengan Danau Tamblingan berada 1.000 meter di atas permukaan laut, suhu di sekitarnya terasa sejuk. Kabut pagi hari bisa ditemukan berada di atas perairan dauani ini, yang secara aneh mampu meninggikan daya tarik mistis dari daerah ini. Menurut cerita rakyat, beberapa abad lalu, daerah ini dahulunya ditinggali oleh penduduk yang hidup damai di bawah pemerintah yang memerintah dengan baik dan kesejahteraan serta pendapatan yang diatur dengan baik.

Tujuan dari Danau Tamblingan masih belum dibangun untuk aktivitas pariwisata sebagai cara untuk melindungi ketenangan dan kesinambungannya. Pemerintah lokal melarang semua transportasi yang didorong menggunakan mesin untuk digunakan di perairan ini. Karena alasan ini, wisatawan hanya akan bisa menemukan perahu kayu yang diikat di pinggiran danau ini. Wisatawan yang mengunjungi danau ini direkomendasikan untuk membawa kamera untuk mengabadikan bukti indahnya alam Indonesia di Bali ini. Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah trekking yang melewati hutan hujan tropis di sekitar danau.

Cari tahu tempat lain yang menjadi bukti indahnya alam Indonesia di Bali lewat Super Adventure.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s