Mengetahui Waktu Pembuahan Dengan Kalkulator Kehamilan Paling Akurat

kalkulator kehamilan paling akurat

sumber foto: au.lifestyle.yahoo

Ada beberapa tanggal penting di awal dari kehamilan yang bisa membantu untuk mendapatakan perhitungan kalkulator kehamilan paling akurat, termasuk dari hari pertama periode menstruasi terakhir dan tanggal dari pembuahan. Namun kadang, di awal kehamilan semua waktu ini terlihat sedikit membingungkan. Untuk itu, di bawah ini ada penjelasan singkat mengenai bagaimana kalkulasi dalam penghitungan tersebut dibuat.

Dokter kandungan kebanyakan menganggap bahwa kehamilan berlangsung selama 280 hari, yang sama dengan 40 minggu atau 10 bulan. Tetapi kenapa bukan 9 bulan yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat? Penghitungan dari kehamilan dimulai dari hari pertama dari siklus menstruasi normal terkahir sebelum wanita hamil. Dengan kata lain, penghitungan dimulai sekitar 2 minggu sebelum ibu hamil mengalami pembuahan.

Kenapa penghitungan dimulai secepat itu? Penghitungan dimulai pada saat itu karena utamanya memang merupakan sesuatu yang sulit untuk menentukan tanggal yang tepat wanita mengalami pembuahan dan di hari pertama dari periode menstruasi terakhi merupakan tanda waktu yang mudah untuk dikenali. Sesudah ibu hamil mengetahui tanggalnya, maka ia bisa menentukan penghitungan kalkulator kehamilan paling akurat dengan menambahkan 40 minggu atau 280 hari dari tanggal tersebut.

Kecuali ibu hamil sudah melakukan pemeriksaan USG atau perawatan kesuburan lain, ibu hamil mungkin tidak akan mengetahui tanggal pasti dari pembuahan. Bahkan, kebanyakan kalkulator kesuburan akan dimulai dengan pengiraan bahwa tanggal dari pembuahan berada pada 2 minggu setelah hari pertama dari periode menstruasi terakhir. Hal ini karena ovulasi dan pembuahan umumnya terjadi di tengah-tengah siklus menstruasi dan kalkulator kalkulator kehamilan paling akurat menganggap bahwa ibu hamil tersebut mengarungi siklus mestruasi normal selama 28 hari.

Namun jika ibu hamil ingin mendapatkan hasil yang lebih akurat berdasarkan keadaan spesifik. Ini bisa dilakukan jika ibu hamil telah mencatat tanggal ovulasi, maka ia bisa menentukan tanggal pembuahan lebih tepat karena pembuahan akan terjadi selama 24 jam dari ovulasi. Jadi bagaimana ibu hamil menentukan tanggal ovulasi? Tidak masalah berapa lama atau singkat siklus menstruasi, fase luteal dari siklus, bagian kedua atau setelah ovulasi, yang hampir selalu terjadi selama 14 hari. Sehingga, jika siklus menstruasi berlangsung selama 30 hari, maka wanita mengalami ovulasi di hari ke-16. Jika siklus menstruasi berlangsung selama 24 hari, wanita kemungkinan mengalami ovulasi pada hari ke-10 dan seterusnya, mengurangi 14 hari dari lamanya siklus untuk menentukan tanggal ovulasi. Dapat dikatakan bahwa tanggal pembuahan akan terjadi pada hari ovulasi atau setelahnya.

Banyak wanita menganggap bahwa tanggal pembuahan merupakan tanggal yang sama ketika ia melakukan hubungan intim. Namun, karena sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita selama 5 hari, pembuahan bisa terjadi hingga 5 hari setelah hubungan intim, tergantung dari kapan ovuliasi terjadi. Tentu saja, alasan utama banyak wanita mencari informasi dari hasil kalkulator kehamilan paling akurat ini adalah untuk mengetahui kapan tanggal persalinan akan mereka jalani.

Dapatkan penjelasan penghitungan kehamilan lainnya selain kalkulator kehamilan paling akurat di Merries Indonesia.

Advertisements

One thought on “Mengetahui Waktu Pembuahan Dengan Kalkulator Kehamilan Paling Akurat

  1. Pingback: Mengenal Kalkulator Kehamilan Online yang Akurat dan Metode Lainnya | My Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s