Merasakan Beratnya Hiking Indonesia di Gunung Ciremai

hiking indonesia di gunung ciremai

sumber foto: indovolcano

Ada sensasi yang berbeda ketika melakukan hiking Indonesia di Gunung Ciremai yang beradi daerah Kuningan, Jawa Barat, hal ini dikarenakan gunung ini memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan gunung lain di Pulau Jawa. Gunung ini memiliki jarak yang sangat jauh dari gunung-gunung lainnya dan memiliki letak yang berada dekat dengan Laut Jawa. Gunung tertinggi di daerah Jawa Barat ini yang puncaknya berada pada ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut.

Gunung Ciremai yang memiliki garis luar berentuk kerucut ini terdapat lubang kawah yang besar di puncaknya. Untuk mendaki gunung ini, para pendaki membutuhkan kondisi fisik dan mental yang sangat kuat. Hal ini karena gunung ini memiliki rute perjalanan yang panjang dan jalur yang terasa tidak pernah berujung untuk didaki. Kondisi berat ini ditambah dengan kenyataan bahwa gunung ini tidak memiliki sumber air, yang membuat para pendaki harus menyediakan air minum yang cukup dari titik awal perjalanan menanjak.

Semua yang diperlukan untuk perjalanan pendakian harus sesuai dan tidak berlebihan, hal ini supaya pendaki bisa merasa nyaman ketika melakukan hiking Indonesia di Gunung Ciremai. Meskipun gunung ini memiliki ketinggian sekitar 3.078 meter di atas permukaan, tetapi para pendaki akan memulai perjalanan di ketinggian sekitar 700 meter. Berjalan 700 meter dari arah barat atau dari tempat penginapan, pendaki akan mencapai Balai Desa Linggarjati, dimana akan ditemukan banyak pemandu ahli yang siap memandu para pendaki ke atas gunung.

Melakukan perjalanan dari tempat ini ke atas gunung, pendaki akan menjumpai hutan pinus dan menemukan tempat yang bernama Cibunar, yang dimana jalur perjalanan terbagi dua. Di tempat ini, bisa sementara mendirikan tenda, sambil minum air untuk menghilangkan dahaga dan mencegah dehidrasi. Pendaki perlu berbelok ke jalan di sebelah kiri, yang dimana jalur perjalanan ini akan membawa pendaki mendekati Gunung Ciremai. Setelah itu, hutan tropis akan dijumpai, ketika berada di tengah-tengah yang memiliki tempat yang bernama Linggak atau yang kini disebut dengan Pengasingan, sebuah dataran yang bisa dijadian tempat untuk mendirikan tenda dan beristirahan di malam hari.

Butuh waktu 5 jam dari Linggarjati untuk mencapai Pengasingan dan tambahan 2 hingga 3 jam untuk tiba di puncak atau kawah, melalui bukit berumput. Pendaki bisa berjalan-jalan santai di sekitar kawah selama beberapa saat untuk menikmati pemandangan panorama indah dari Majalengka, Bandung, Laut Jawa utara dan tempat lainnya.

Dalam perjalanan menuruni gunung, ketika sudah sekitar 1 atau 2 jam melalui sisi kanan dari puncak, pendaki akan menemukan kawah sulfur yang kecil. Dibutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam untuk kembali ke Linggarjati. Waktu terbaik untuk memulai pendakian gunung ini adalah pada pagi hari atau sekitar jam 5 atau 6 pagi hari. Sedangkan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan kembali ke Linggarjati dari jam 2 atau 3 pagi.

Segala informasi pilihan untuk menemani perjalanan hiking Indonesia di Gunung Ciremai di aswirman.com.

Advertisements

2 thoughts on “Merasakan Beratnya Hiking Indonesia di Gunung Ciremai

  1. Pingback: Suasana Romantis Bisa Dirasakan di Tempat-Tempat Dengan Keindahan Alam Indonesia Ini | My Blog

  2. Pingback: 2 Gunung yang Termasuk Dalam Indonesia Trekking Tours Untuk Pendaki Berpengalaman | My Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s