Mitos Kehamilan dan Faktanya yang Berhubungan Dengan Makanan

mitos kehamilan dan faktanya

sumber foto: medicaldaily

Proses kehamilan merupakan sebuah roller coaster yang emosional berkat adanya perasaan cemas dan mendengar mitos kehamilan dan faktanya. Karena calon ibu biasannya cenderung untuk memiliki perasaan senang yang berlebihan, ada juga selalu perasaan yang menyangkut kecemasan. Tidak hanya mereka khawatir mengenai kesehatan bayinya, mereka khawatir mengenai menjaga kesehatannya supaya cukup untuk bisa membawa bayinya dalam jangka penuh tanpa adanya masalah. Sayangnya, ada juga hal lain yang terjadi pada kehamilan yakni banyaknya informasi yang sulit untuk dikendalikan, khususnya mengenai makanan.

Sepertinya daftar jenis-jenis makanan yang seharusnya tidak boleh dimakan untuk ibu hamil semakin bertambah. Oleh karena itu, untuk membuat ibu hamil menjadi lebih bahagia, lebih sehat dan lebih terpuaskan dalam kehamilannya, seorang dokter kandungan, Dr. Peter Weiss, memberikan penjelesan mengenai mitos kehamilan dan faktanya. Ia mengatakan bahwa beberapa wanita akan mengalami pertumbuhan sejumlah keinginan atau ngidam selama kehamilan, hingga sampai kemungkinan mereka ingin memakan kotoran, hal tersebut tentu saja sudah jarang ditemukan.

Hasrat yang tidak biasa paling sering muncul dari cerita lama yang disampaikan oleh nenek, seperti mitos kehamilan yang menyatakan bahwa memakan ikan sarden akan memastikan anak memiliki warna rambut yang gelap. Ada selalu jenis diet yang akan diikuti oleh seseorang. Dikatakan bahwa jika diet tersebut diikuti maka ibu hamil akan mendapatkan bentuk tubuhnya kembali dengan cepat setelah melahirkan. Jenis-jenis diet ini bermacam-mulau dari diet yang hanya mengonsumsi salad atau sayuran hingga diet yang hanya mengonsumsi jeruk bali.

Memakan ikan sarden bukan satu-satunya keanehan yang ditujukan kepada ibu hamil. Dianggap sebagai alasan umum bahwa ibu hamil diperbolehkan memiliki porsi makanan yang lebih karena ia memakan untuk 2 orang, hal ini juga tidak benar. Dr. Weiss mengatakan bahwa kesalahan dasar adalah beberapa wanita masuk berpikir bahwa ia diperbolehkan untuk tidak menaikkan berat badan. Kecuali memiliki obesitas yang tidak sehat, ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan untuk membantu dalam memastikan kesehatan bayi.

Kehamilan bukan merupakan waktunya untuk menurunkan berat badan, karena ada manusia lain yang sedang bergantung pada ibu hamil untuk makan dengan baik tetap sehat dan juga tidak makan secara berlebihan. Memiliki sistem imuniasasi yang bagus merupakan hal yang penting. Kehamilan di dan dari dirinya sendiri merupakan bagian yang terganggu sistem kekebalannya. Untuk itu semakin sehat tubuh ibu hamil, semakin sehat kehamilan yang dijalankan. Tentu saja, hal ini tidak berarti ibu hamil boleh mengonsumsi segala macam makanan.

Berdasarkan mitos kehamilan dan faktanya, ibu hamil perlu menghindari makanan yang memiliki tingkat merkuri yang tinggi seperti, ikan hiu, ikan todak, tilefish, atau king mackerel. Batasi mengonsumsi ikan hingga sekitar 2 porsi dalam 1 minggu untuk menjaga keselamatan. Hindari makan sushi, bukan karena jenis makanannya tetapi karena ada resiko lebih tinggi dari kandungan dari makanan mentah. Sehingga hal ini berlaku juga untuk daging mentah atau daging yang belum matang, sayuran dan buah yang belum dicuci.

Ketahui kumpulan informasi tentang mitos kehamilan dan faktanya di Aswirman.com.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s