Ketentuan Menggunakan Minyak Telon

minyak telon

sumber foto: special-ism

Meskipun termasuk sebagai obat tradisional tetapi penggunaan minyak telon lebih disarankan digunakan sebagai terapi tambahan. Sehingga, minyak ini pada dasarnya bukan merupakan sesuatu yang wajib untuk diberikan tetapi penggunannya bukan merupakan sesuatu yang dilarang. Fungsi utama dari minyak ini adalah untuk menghangatkan tubuh bayi tetapi masih ada cara lain yang bisa digunakan untuk menghangatkan tubuh bayi, seperti membedong, menggendong, mendekap, dan sebagainya.

Selain membuat tubuh bayi menjadi hangat, aroma dan efek kehangatan yang dimiliki minyak ini bisa membantu dalam melegakan pernapasan jika sang buah hati mengalami sumbatan di hidungnya. Dengan memberikan minyak telon pada bayi yang hidungnya tersumbat akan menghasilkan rasa nyaman dalam pernapasannya sehingga ia merasa lebih lega dan waktu tidurnya menjadi lebih nyenyak dan penyakit tersebut bisa cepat disembuhkan. Namun untuk penyakit-penyakit berat seperti batuk dan pilek, masih perlu ditangani oleh obat yang lebih spesifik.

Seperti yang sudah diketahui bahwa tubuh bayi selalu membutuhkan kehangatan, berbeda dengan tubuh pada orang dewasa yang bisa secara otomatis mendapatkan kehangatan dengan membakar cadangan lemak tubuh ketika merasa kedinginan, namun kemampuan ini masih belum dimiliki oleh tubuh bayi sehingga dengan mengoleskan minyak telon mampu memberikan bayi kehangatan. Bayi yang merasa kedinginan akan mudah menggigil karena adanya kebutuhan kalori yang sangat tinggi.

Ketika bayi merasa dingin, maka cadangan kalori yang awalnya dikumpulkan untuk pertumbuhan akan digunakan sebanyak mungkin untuk menangkal kedinginan yang dirasakannya. Oleh karena itu, minyak telon berperan untuk membuat bayi tidak perlu menggunakan cadangan kalori dalam mencegah tubuhnya merasa dingin. Inilah yang menyebabkan, penggunaan minyak ini sering dioleskan setelah bayi selesai dimandikan karena tubuhnya merasa dingin dari air dan suhu ruangan yang dingin apalagi ditambah dengan ia tidak mengenakan pakaian untuk melindungi tubuhnya.

Orang tua perlu memperhatikan kandungan minyak telon yang akan dibelinya, usahakan kandungannya tidak memiliki bahan-bahan yang bisa membuat iritas seperti minyak kamper, mentol, dan minyak lain yang memiliki sifat bisa menimbulkan panas atau membakar. Meskipun minyak ini aman untuk diberikan kepada bayi, tetapi sebaiknya penggunannya tidak sembarangan dan setiap waktu. Gunakan hanya pada saat dimana bayi memang benar-benar membutuhkan kehangatan seperti, ketika ia sudah selesai dimandikan, ketika suhu dingin, atau saat ia menderita pilek yang membuatnya menjadi rewel.

Selanjutnya adalah untuk memperhatikan keadaan kulit bayi, jika orang memperhatikan adanya perubahan warna kulit menjadi kemerahan dan adanya bintil-bintil, maka sebaiknya pemakaian perlu dihentikan sesegera mungkin. Selain itu, hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah daerah yang dioleskan dan memijat menggunakan minyak telon. Bagian tubuh yang baik untuk dioleskan dan minyak ini antara lain dada, telapak kaki, punggung dan sebagian daerah leher. Hal ini dikarenakan bagian-bagian tubuh ini sering terbuka atau tidak mendapat perlindungan.

Cari tahu apa saja yang perlu diperhatikan dalam menggunakan minyak telon di aswirman.

Advertisements

One thought on “Ketentuan Menggunakan Minyak Telon

  1. Pingback: Alasan Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi | My Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s